kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Ini Balasan China ke AS: Batasi Ekspor Drone & Peralatannya


Selasa, 01 Agustus 2023 / 10:27 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KETEGANGAN AS VS CHINA - Pada Senin (31/7/2023), China mengumumkan kontrol ekspor pada sejumlah drone dan peralatan terkait drone. 

Melansir Reuters, China menegaskan, alasan dari tindakan tersebut adalah ingin melindungi keamanan dan kepentingan nasional di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat terkait akses ke teknologi.

Menurut Kementerian Perdagangan China, pembatasan peralatan, termasuk beberapa mesin drone, laser, peralatan komunikasi dan sistem anti-drone, akan mulai berlaku pada 1 September 2023.

Juru Bicara Kemendag China dalam sebuah pernyataan resmi menegaskan, pembatasan juga memengaruhi beberapa drone konsumen, dan tidak ada drone sipil yang dapat diekspor untuk tujuan militer.

"Perluasan lingkup kontrol drone China kali ini merupakan langkah penting untuk menunjukkan sikap kami sebagai negara besar yang bertanggung jawab, untuk menerapkan inisiatif keamanan global, dan menjaga perdamaian dunia," kata juru bicara yang tidak disebutkan namanya itu.

Baca Juga: Buka Ecommerce di AS, Ini Cara Tiktok Pasok Barang dari China

Pihak berwenang telah memberi tahu negara dan wilayah yang relevan, kata juru bicara itu.

China memiliki industri manufaktur drone yang besar dan mengekspor ke beberapa pasar, termasuk Amerika Serikat.

Departemen Pertahanan dan Departemen Perdagangan China tidak segera menanggapi permintaan komentar yang dilayangkan Reuters.

Kongres AS pada 2019 melarang Pentagon membeli atau menggunakan drone dan komponen yang diproduksi di China.

Anggota parlemen AS mengatakan bahwa lebih dari 50% drone yang dijual di AS dibuat oleh perusahaan DJI yang berbasis di China, dan mereka adalah drone paling populer yang digunakan oleh badan keamanan publik.

Baca Juga: Kementerian Investasi Gandeng Produsen Kaca Asal China Tambah Investasi US$ 11,6 M



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×