kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Harga Minyak: Potensi Melonjak ke US$ 130, Waspada Konflik Timur Tengah!


Kamis, 12 Maret 2026 / 03:11 WIB
Harga Minyak: Potensi Melonjak ke US$ 130, Waspada Konflik Timur Tengah!
ILUSTRASI. Harga minyak global kembali menguat meski IEA lepas cadangan. Konflik Timur Tengah bisa picu lonjakan hingga US$150. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di dalam negeri, pemerintah sebelumnya menetapkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) Februari 2026 sebesar US$ 68,79 per barel.

Angka ini naik US$ 4,38 dibandingkan Januari 2026 yang berada di level US$ 64,41 per barel.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman menjelaskan bahwa kenaikan ICP dipengaruhi oleh meningkatnya risiko geopolitik yang berpotensi mengganggu pasokan minyak global.

Selain itu, kekhawatiran pasar juga dipicu oleh serangan terhadap fasilitas energi di Rusia serta kondisi pasokan global yang semakin ketat.

Laporan IEA juga menunjukkan produksi minyak dunia menurun pada awal 2026, termasuk dari negara-negara anggota OPEC+.

Permintaan Energi Global Turut Menopang Harga

Di sisi lain, penurunan stok produk minyak di Amerika Serikat mencerminkan meningkatnya konsumsi energi dan aktivitas ekonomi yang turut menopang harga minyak.

Dari kawasan Asia Pasifik, aktivitas pengolahan minyak di Singapura meningkat dengan crude throughput mencapai 89% dari kapasitas 1,12 juta barel per hari pada akhir Februari 2026.

China juga dilaporkan menambah cadangan minyak strategis hingga sekitar 1 juta barel, yang turut memperketat keseimbangan pasar antara pasokan dan permintaan global.

Tonton: Asia Tenggara Terancam Gelombang Panas Ekstrem! Indonesia Bisa Kena Dampak Besar

Sejalan dengan perkembangan tersebut, rata-rata harga minyak mentah utama dunia pada Februari 2026 juga mengalami kenaikan.

Harga Brent (ICE) naik US$ 4,64 menjadi US$ 69,37 per barel, WTI (Nymex) naik US$ 4,26 ke level US$ 64,52 per barel, Dated Brent meningkat US$ 4,35 menjadi US$ 71,15 per barel, serta Basket OPEC naik US$ 5,48 menjadi US$ 67,79 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×