kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.022   -27,00   -0,16%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Harga minyak dunia melonjak, ini kata Kementerian ESDM terkait harga BBM


Selasa, 26 Oktober 2021 / 06:55 WIB

Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

Abra melanjutkan, jika merujuk data pada 2019 maka penjualan Pertalite dan Premium mendominasi sekitar 80% total penjualan BBM dengan Pertalite jadi yang terbanyak mencapai 55%.

Berbeda dengan Premium yang merupakan jenis BBM subsidi, harga Pertalite yang belum disesuaikan dianggap bisa memberatkan Pertamina.

Masih menurut Abra, jika merujuk pada penyesuaian yang telah dilakukan badan usaha lain maka masih ada ruang sekitar Rp 500 hingga Rp 1.000 untuk penyesuaian harga produk BBM Pertamina. Akan tetapi, besaran ini pun variatif bergantung pada sejumlah variabel pembentuk harga. 

Potensi kenaikan volume impor dan harga minyak dinilai kian bebani BPP BBM oleh Pertamina. Tak hanya impor, kenaikan harga pun juga membayangi crude domestik.

"Bukan hanya impor, crude domestik juga tinggi sehingga pasti jadi beban besar bagi Pertamina," ujar Abra belum lama ini.

Selanjutnya: Cek harga BBM di SPBU Pertamina bulan Oktober 2021, ada yang turun lho!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×