kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Halo ibu hamil! Hindari 4 jenis makanan ini ya, berbahaya...


Selasa, 17 November 2020 / 16:39 WIB
Halo ibu hamil! Hindari 4 jenis makanan ini ya, berbahaya...

Penulis: Virdita Ratriani

3. Makanan yang tidak dipasteurisasi

Makanan yang dilarang untuk ibu hamil
Makanan yang dilarang untuk ibu hamil

Pasteurisasi melibatkan pemanasan produk ke suhu tinggi untuk membunuh bakteri berbahaya.

Menurut United States Department of Agriculture (USDA), wanita hamil berisiko tinggi terkena penyakit listeriosis yang disebabkan oleh bakteri listeria, dan toksoplasmosis, infeksi yang disebabkan oleh parasit.

CDC mengatakan bahwa infeksi listeria dapat menyebabkan keguguran, lahir mati, persalinan prematur, dan penyakit atau kematian pada bayi baru lahir.  Untuk menghindari listeriosis, USDA merekomendasikan untuk menghindari makanan berikut selama kehamilan:

  • Susu mentah.
  • Hot dog kecuali dipanaskan sampai panas sebelum dimakan untuk membunuh bakteri.
  • Salad deli yang dibeli di toko, seperti salad ham, salad ayam, salad tuna, dan salad seafood.

Baca Juga: 5 Manfaat jus alpukat untuk kesehatan tubuh Anda

4. Daging mentah

Seorang ibu dapat menularkan infeksi toksoplasma kepada bayinya, yang dapat menyebabkan masalah seperti kebutaan dan cacat mental. Untuk mencegah toksoplasmosis, USDA merekomendasikan untuk menghindari makanan berikut selama kehamilan:

  • Daging dan unggas mentah atau setengah matang.
  • Ikan mentah, seperti sushi, sashimi, ceviches, dan carpaccio.
  • Kerang mentah dan setengah matang, seperti kerang, remis, tiram, dan kerang.
  • Telur mentah atau setengah matang, seperti telur setengah matang, encer, atau rebus.
  • Makanan yang mengandung telur setengah matang, seperti adonan kue mentah atau adonan kue, tiramisu, mousse coklat, es krim buatan sendiri. 
  • Kecambah mentah atau kurang matang, seperti alfalfa, semanggi.
  • Jus atau sari buah yang tidak dipasteurisasi.

Baca Juga: 5 Manfaat jagung untuk kesehatan, bisa untuk menggemukkan badan



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×