kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.681   13,00   0,07%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Efektifkah program PEN tahun 2020? Begini catatan Kadin


Senin, 04 Januari 2021 / 05:56 WIB

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Khomarul Hidayat

Sebagai info, data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan hingga 23 Desember 2020, progres realisasi program PEN mencapai Rp 502,71 triliun atau 72,3% dari total anggaran Rp 695,2 triliun. Adapun, angka penyerapan tersebut tersebar dalam enam program.

Pertama, klaster perlindungan sosial yang mencapai 94,7% atau sebesar Rp 217,99 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp230,21 triliun. Kedua, klaster UMKM yang mencapai realisasi sebesar 92,8% atau Rp 107,93 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp 116,31 triliun.

Ketiga, klaster sektoral, K/L, dan pemda mencapai 88,1% atau Rp 59,77 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp 67,86 triliun. Keempat, klaster kesehatan realisasinya mencapai 54,4% atau Rp 54,13 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp 99,5 triliun.

Kelima, klaster intensif usaha dalam bentuk perpajakan yakni 45,4% atau Rp 54,73 triliun dari pagu Rp 120,61 triliun. Keenam, klaster pembiayaan BUMN dan korporasi mencapai realisasi sebesar 13,4% atau sebesar Rp 8,16 triliun dari total anggaran Rp 60,73 triliun.

Selanjutnya: Hingga 23 Desember 2020, anggaran PEN masih tersisa Rp 192,49 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×