kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Donald Trump belum divaksin Covid-19 karena alasan ini


Selasa, 22 Desember 2020 / 10:51 WIB

Sumber: TheIndependent.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Brennan menunjukkan kepada Adams bahwa memiliki antibodi tidak membuat seseorang kebal dari Covid-19, tetapi ahli bedah itu menjawab bahwa perawatan yang diterima Trump ketika dia tertular virus corona pada Oktober adalah alasan mengapa dia belum divaksinasi.

“Dia menerima antibodi monoklonal dan itu sebenarnya salah satu skenario di mana kami memberi tahu orang-orang, 'mungkin Anda harus menunda mendapatkan vaksin,'” kata Adams seperti yang dikutip The Independent.

Baca Juga: Merasa kian terancam, Trump mau tutup dua kantor konsulat tersisa di Rusia

Adams kemudian memberi tahu Brennan bahwa jika seseorang telah menjalani perawatan itu, maka dia merekomendasikan mereka harus berbicara dengan tim kesehatan mereka untuk mengetahui waktu yang tepat untuk divaksinasi.

Adams menambahkan mengacu pada Presiden Trump: "Selain politik, ada alasan medis."

Baca Juga: Disiarkan langsung, Wakil Presiden AS disuntik vaksin corona buatan Pfizer-BioNTech

Trump dirawat karena virus korona di Pusat Medis Walter Reed selama tiga hari pada bulan Oktober, di mana dia menerima perawatan antibodi monoklonal eksperimental Regeneron Pharmaceuticals.

Selanjutnya: Presiden AS terpilih Joe Biden akan mendapat vaksin corona minggu depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×