kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Donald Trump belum divaksin Covid-19 karena alasan ini


Selasa, 22 Desember 2020 / 10:51 WIB

Sumber: TheIndependent.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Brennan menunjukkan kepada Adams bahwa memiliki antibodi tidak membuat seseorang kebal dari Covid-19, tetapi ahli bedah itu menjawab bahwa perawatan yang diterima Trump ketika dia tertular virus corona pada Oktober adalah alasan mengapa dia belum divaksinasi.

“Dia menerima antibodi monoklonal dan itu sebenarnya salah satu skenario di mana kami memberi tahu orang-orang, 'mungkin Anda harus menunda mendapatkan vaksin,'” kata Adams seperti yang dikutip The Independent.

Baca Juga: Merasa kian terancam, Trump mau tutup dua kantor konsulat tersisa di Rusia

Adams kemudian memberi tahu Brennan bahwa jika seseorang telah menjalani perawatan itu, maka dia merekomendasikan mereka harus berbicara dengan tim kesehatan mereka untuk mengetahui waktu yang tepat untuk divaksinasi.

Adams menambahkan mengacu pada Presiden Trump: "Selain politik, ada alasan medis."

Baca Juga: Disiarkan langsung, Wakil Presiden AS disuntik vaksin corona buatan Pfizer-BioNTech

Trump dirawat karena virus korona di Pusat Medis Walter Reed selama tiga hari pada bulan Oktober, di mana dia menerima perawatan antibodi monoklonal eksperimental Regeneron Pharmaceuticals.

Selanjutnya: Presiden AS terpilih Joe Biden akan mendapat vaksin corona minggu depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×