kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.575   -83,00   -0,47%
  • IDX 6.693   6,32   0,09%
  • KOMPAS100 877   -0,31   -0,04%
  • LQ45 664   -1,81   -0,27%
  • ISSI 234   0,48   0,20%
  • IDX30 370   -1,80   -0,48%
  • IDXHIDIV20 456   -2,64   -0,57%
  • IDX80 100   -0,11   -0,11%
  • IDXV30 127   -0,25   -0,20%
  • IDXQ30 118   -0,54   -0,45%

Diizinkan untuk anak, bagaimana hasil uji klinis vaksin Sinovac?


Selasa, 29 Juni 2021 / 10:43 WIB
ILUSTRASI. BPOM telah mengizinkan penggunaan vaksin Sinovac untuk anak usia 12 tahun ke atas di Indonesia. KONTAN/Fransiskus Simbolon

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kendati demikian, hingga saat ini, konfirmasi terkait informasi tersebut belum direspon oleh BPOM. Penggunaan vaksin Sinovac diizinkan untuk anak usia 12-17 tahun tertuang dalam surat yang diterbitkan BPOM yang ditujukan kepada PT Bio Farma. 

Surat ini dikeluarkan berdasarkan hasil rapat dengan Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Covid-19 yang diselenggarakan pada 26 Juni 2021. 
Tertuang dalam surat rekomendasi tersebut, bahwa BPOM menuliskan sejumlah pertimbangan hingga akhirnya memutuskan vaksin Sinovac dapat digunakan untuk anak usia 12-17 tahun. 

Sejumlah pertimbangan BPOM terkait penggunaan vaksin Sinovac untuk anak tersebut antara lain sebagai berikut. Profil imenogenisitas dan keamanan pada dosis medium (600 SU/05 mL) lebih baik dibanding dosis rendah (300 SU/05mL). 

Baca Juga: BPOM beri lampu hijau pelaksanaan uji klinik Ivermectin untuk obat Covid-19

Dari data keamanan uji klinis Fase I dan Fase II, profil AS sistemik berupa fever pada populasi 12-17 tahun tidak dilaporkan dibandingkan dengan usia 3-5 tahun dan 6-11 tahun. 

Jumlah subjek pada populasi < 12 tahun belum cukup untuk memastikan profil keamanan vaksin pada kelompok usia tersebut. Imunogenisitas dan keamanan pada populasi remaja 12-17 tahun diperkuat dengan data hasil uji klinik pada populasi dewasa karena maturasi imun pada remaja seusai dengan dewasa. 

Baca Juga: Kasus Covid-19 melonjak, berikut tips meningkatkan imun tubuh

Data epidemiologi Covid-19 di Indonesia menunjukkan mortalitas tinggi pada usia 10-18 tahun sebesar 30 persen. 



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×