kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Diizinkan untuk anak, bagaimana hasil uji klinis vaksin Sinovac?


Selasa, 29 Juni 2021 / 10:43 WIB
ILUSTRASI. BPOM telah mengizinkan penggunaan vaksin Sinovac untuk anak usia 12 tahun ke atas di Indonesia. KONTAN/Fransiskus Simbolon

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengizinkan penggunaan vaksin Sinovac untuk anak usia 12 tahun ke atas di Indonesia. Hal ini menyusul kondisi kematian Covid-19 pada anak di Indonesia yang saat ini terus meningkat. 

Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, Rabu (23/6/2021), dalam konferensi pers perhimpunan lima profesi dokter di Indonesia pada 18 Juni 2021 lalu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa di tengah lonjakan kasus baru harian, terjadi juga peningkatan tajam penularan, bahkan kematian Covid-19 pada anak-anak. 

Disampaikan Ketua Umum IDAI Prof Dr. dr Aman Bhakti Pulungan, data nasional menunjukkan konfirmasi Covid-19 pada anak berusia 0-18 tahun mencapai 12,5 persen. 

"Artinya, 1 dari 8 kasus konfirmasi Covid-19 adalah anak-anak. Data IDAI juga menunjukkan case mortality (tingkat kematian) mencapai 3 persen - 5 persen, jadi kita memiliki tingkat kematian tertinggi di dunia," ungkap Prof Aman.

Baca Juga: BPOM Izinkan Vaksinasi Anak 12-17 Tahun, Jokowi Bilang Bisa Segera Dimulai  

Prof Aman menambahkan dari seluruh data anak yang meninggal karena Covid-19, 50 persen di antaranya adalah balita. 

Sementara itu, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (27/6/2021), vaksin Sinovac telah diizinkan penggunaannya untuk anak usia 12 tahun hingga 17 tahun. Informasi ini sempat diunggah ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono di akun Twitter-nya. 

Pandu juga membenarkan bahwa informasi terkait penggunaan vaksin Covid-19 Sinovac pada anak tersebut diperoleh dari BPOM. 

Baca Juga: Hore! Presiden nyatakan BPOM sudah setujui vaksin corona untuk remaja 12-17 tahun

"Benar," kata Pandu kepada Kompas.com, Minggu (27/6/2021). 



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×