kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Dianggap Lalai, Google Digugat karena Google Maps


Jumat, 22 September 2023 / 10:17 WIB
ILUSTRASI. Google digugat atas kelalaiannya oleh keluarga seorang pria asal Carolina Utara yang meninggal setelah mengikuti Google Maps.

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Apakah Google Maps pernah mengecewakan pengguna sebelumnya?

Ya. Ini bukan pertama kalinya Google Maps dianggap bertanggung jawab atas penyesatan berbahaya yang dilakukan penggunanya.

Mengutip Al Jazeera, pada bulan lalu, seorang wanita berusia 20-an sedang mengemudi sendirian dari Alice Springs di Australia ke rodeo Harts Range pada larut malam ketika mengikuti Google Maps membuatnya terdampar di gurun Australia Tengah selama satu malam.

Setelah beberapa saat berkendara melintasi jalan tanah dan menyusuri pagar, mobilnya terjun ke dalam selokan.

Perawat tersebut kemudian menemukan bahwa Google Maps mengarahkannya ke Harts Ranges yang sebenarnya, bukan lokasi rodeo, lapor ABC News.

Pada tahun 2021, pasangan muda Oregon terjebak di salju setelah Google Maps mengarahkan mereka ke jalan yang tidak terawat.

Ketika mereka akhirnya mulai kembali, salju yang terlalu tebal di jalan membuat mobil mereka terjebak dan tidak bisa keluar.

Ketika sebuah truk derek dikirim untuk menyelamatkan mereka, tim darurat harus mengirim truk lain untuk membebaskan mereka dari musim dingin yang keras di negara bagian Northwest.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×