kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Di Turki, vaksin Sinovac China terbukti efektif 91,25%


Jumat, 25 Desember 2020 / 11:51 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

CoronaVac didasarkan pada teknologi vaksin tradisional yang menggunakan virus corona yang tidak aktif yang tidak dapat bereplikasi di dalam sel manusia untuk memicu respons kekebalan.

Vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer / BioNTech dan Moderna menggunakan teknologi baru yang disebut RNA messenger sintetis (mRNA) untuk mengaktifkan sistem kekebalan terhadap virus dan membutuhkan penyimpanan yang jauh lebih dingin.

Perawatan Pfizer adalah suntikan Covid-19 pertama yang sepenuhnya teruji yang akan diberikan, dengan peluncuran sudah berlangsung di Inggris dan Amerika Serikat.

Koca mengatakan Turki akan menandatangani kesepakatan dengan Pfizer / BioNTech untuk 4,5 juta dosis vaksin yang akan dikirimkan pada akhir Maret, dengan opsi untuk membeli 30 juta dosis lagi nanti.

Menurut data Kementerian Kesehatan, pada hari Kamis, jumlah kematian Turki akibat virus corona naik 254 menjadi 19.115. Sementara, jumlah total infeksi Covid-19 naik sebesar 18.102.

Selanjutnya: Uji klinis vaksin Covid-19 fase 1 di Korsel usai, Kalbe Farma (KLBF) siap uji fase 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×