kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Daya Beli Masyarakat Solid, Kantong Penerimaan PPN Makin Gendut


Selasa, 29 November 2022 / 05:35 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Apalagi, semakin banyak jumlah perusahaan PMSE yang ditunjuk sebagai pemungut. Hingga akhir bulan Oktober 2022 saja, sudah ada 111 perusahaan digital sebagai pemungut PPN PMSE. 

Wahyu optimistis, tren kenaikan penerimaan PPN ini akan berlanjut hingga akhir tahun 2022. 

Hal ini didorong dengan tren kenaikan konsumsi masyarakat menjelang akhir tahun serta realisasi belanja pemerintah yang biasanya naik jelang akhir tahun. 

Baca Juga: Jaga Daya Beli Masyarakat, Ini Saran Ekonom ke Pemerintah

Kinerja penerimaan PPN akan menjadi salah satu modal pemerintah untuk mengisi pundi-pundi negara pada tahun ini bahkan hingga tahun 2023.

Meski begitu, Wahyu tetap mewanti-wanti risiko yang perlu diwaspadai. 

“Seperti ancaman resesi global yang bisa berdampak pada progres pemulihan ekonomi nasional. Sekaligus, fungsi APBN 2023 yang harus bisa berfungsi sebagai peredam guncangan dari gejolak ekonomi global,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×