Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
5. Isi Data Pemesan dan Kontak
Isi data pemesan menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) sesuai KTP, nama lengkap, serta data kontak (nomor telepon dan email). Pastikan semua data benar dan aktif karena bukti pemesanan akan dikirimkan ke kontak tersebut.
Setelah data lengkap, klik tombol “Lanjutkan”.
6. Masukkan Nominal Uang yang Ingin Ditukarkan
Pada halaman selanjutnya, isi detail pecahan uang yang ingin ditukarkan sesuai kebutuhan Anda. Anda bisa memilih jumlah lembar dan pecahan nominal (misalnya: Rp1.000, Rp2.000, Rp 5.000, dst).
Setelah itu, isi kode captcha yang muncul, lalu klik “Pesan”.
7. Rincian Bukti Pemesanan
Setelah proses pemesanan selesai, akan tampil ringkasan bukti pemesanan yang memuat:
- Kode Pemesanan
- Nama dan NIK pemesan
- Lokasi dan waktu penukaran
- Rincian pecahan uang yang dipesan
Baca Juga: Pelita Air Bikin Kejutan: Diskon Tiket 21% untuk Semua Rute!
Bukti ini penting untuk dibawa saat penukaran.
8. Unduh Bukti Pemesanan
Klik tombol “Download Bukti Pemesanan” pada halaman terakhir. Bukti bisa disimpan sebagai soft copy atau dicetak (hard copy), dan harus ditunjukkan saat penukaran uang.
Hal yang Wajib Dibawa saat Penukaran
Ketika datang ke lokasi kas keliling pada hari dan waktu yang telah Anda pilih, pastikan membawa:
- Bukti pemesanan (dalam bentuk cetak atau digital).
- KTP asli (bukan fotokopi), bisa juga menggunakan KTP Digital dari aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Tanpa dua dokumen ini, proses penukaran tidak akan dilayani.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)