kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

BPS Catat Inflasi Maret 2023 Sebesar 0,18%, Berikut Komoditas Penyumbangnya


Senin, 03 April 2023 / 17:25 WIB
BPS Catat Inflasi Maret 2023 Sebesar 0,18%, Berikut Komoditas Penyumbangnya

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Maret sebesar 0,18% secara bulanan, naik dari Februari 2023 yang sebesar 0,16%.

Sementara itu, jika dilihat secara tahunan, laju inflasi Maret tercatat sebesar 4,97%m  turun dari Februari 2023 yang sebesar 5,47%.

Sedangkan secara tahun kalender inflasi Maret 2023 tercatat sebesar 0,68%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyebut, terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) menjadi 114,36 pada Maret 2023 dari 114,16 pada Februari 2023.

Baca Juga: Ekonom Ingatkan Ada Potensi Kenaikan Inflasi Saat Bulan Ramadan

“Jika dilihat secara seris secara bulan ke bulan terlihat (inflasi Maret) lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan sebelumnya yakni Februari 2023 sebesar 0,16%,” tutur Pudji dalam konferensi pers rilis BPS, Selasa (3/4).

Adapun dilihat dari kelompok pengeluaran, penyumbang inflasi secara bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau. 

Selain itu terdapat kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi dengan deflasi terdalam yakni pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.

Komoditas penyumbang inflasi secara bulanan terbesar diantaranya disumbang oleh angkutan udara, bensin, beras, cabai rawit, dan rokok kretek filter.

Sedangkan komoditas yang mendorong deflasi secara bulanan adalah kelompok perumahan, listrik, air, dan bahan baku rumah tangga adalah tarif air minum PAM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×