kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Bisnis Asuransi Umum di Indonesia Masih Menarik Perhatian Investor Asing


Rabu, 06 April 2022 / 05:45 WIB

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Sebelumnya, perusahaan asuransi asal Singapura Aseana Insurance Pte. Ltd juga dikabarkan sedang melakukan negosiasi untuk mengambilalih kepemilikan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) dari Mapfre Internacional SA pada awal Maret lalu.

Adapun, Aseana bakal membeli 386 juta lembar saham ABDA yang dimiliki oleh Mapfre. Jumlah tersebut setara dengan 62,33% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh perusahaan.

Menanggapi tren akuisisi tersebut, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bern Dwyanto pun mengatakan bahwa langkah investor untuk melirik industri asuransi di Indonesia merupakan langkah yang tepat, mengingat industri ini yang masih bisa bertumbuh.

Berdasarkan data AAUI, total aset asuransi umum masih mampu tumbuh 9,5% (year-on-year/yoy) menjadi Rp 182,70 triliun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 166,78 triliun. Sementara itu, laba asuransi umum mencatatkan peningkatan sebesar 25,1% menjadi Rp 6,18 triliun.

Di sisi lain, aksi akuisisi juga bermanfaat bagi perusahaan asuransi itu sendiri. Menurutnya, perusahaan asuransi ke depan memang perlu memikirkan untuk meningkatkan permodalan dengan misalnya mendorong perusahaan asuransi untuk merger. “Persaingan bisnis asuransi umum sudah ketat dan butuh modal besar untuk bisa lebih berinovasi,” ungkap Bern.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×