kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI Diramal Bakal Mengerek Bunga Acuan, Bagaimana Efeknya terhadap Bunga Kredit Bank?


Kamis, 07 Juli 2022 / 06:45 WIB

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk (BJB) melihat bahwa BI akan melakukan penyesuaian kebijakan moneter seiring dengan perkembangan inflasi, kondisi fiskal, nilai tukar, juga pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, bank ini telah membuat skenario kenaikan suku bunga acuan BI 50%-100% pada pada paruh kedua ini. Perseroan akan melakukan penyesuaian suku bunga simpanan dan kredit menyesuaikan kebijakan BI itu. 

Namun, Yuddy Renaldi Direktur Utama Bank BJB menekankan bahwa kenaikan suku bunga ini tidak akan mengganggu likuiditas perseroan. "Kami masih memiliki likuiditas yang memadai saat ini," ujarnya. 

Dia menambahkan, Suku Bunga Dasar Kredit BJB saat ini ada  pada rentang 6,7%-12% tergantung segmen kreditnya dan juga berapa premi risiko yang dikenakan terhadap masing-masing debitur. Sedangkan untuk biaya dana perseroan berada di bawah 3%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×