kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

BI Diramal Bakal Mengerek Bunga Acuan, Bagaimana Efeknya terhadap Bunga Kredit Bank?


Kamis, 07 Juli 2022 / 06:45 WIB

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk (BJB) melihat bahwa BI akan melakukan penyesuaian kebijakan moneter seiring dengan perkembangan inflasi, kondisi fiskal, nilai tukar, juga pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, bank ini telah membuat skenario kenaikan suku bunga acuan BI 50%-100% pada pada paruh kedua ini. Perseroan akan melakukan penyesuaian suku bunga simpanan dan kredit menyesuaikan kebijakan BI itu. 

Namun, Yuddy Renaldi Direktur Utama Bank BJB menekankan bahwa kenaikan suku bunga ini tidak akan mengganggu likuiditas perseroan. "Kami masih memiliki likuiditas yang memadai saat ini," ujarnya. 

Dia menambahkan, Suku Bunga Dasar Kredit BJB saat ini ada  pada rentang 6,7%-12% tergantung segmen kreditnya dan juga berapa premi risiko yang dikenakan terhadap masing-masing debitur. Sedangkan untuk biaya dana perseroan berada di bawah 3%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×