kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Bendungan Pemasok Air ke Pembangkit Nuklir Jebol, Ukraina dan Rusia Saling Tuding


Rabu, 07 Juni 2023 / 04:30 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Rusia dikatakan "telah melakukan peledakan internal pada struktur" bendungan tersebut. Mereka juga melaporkan bahwa sekitar 80 pemukiman berada dalam zona banjir, seperti yang diungkapkan melalui pesan di Telegram.

Gubernur yang ditunjuk Rusia di wilayah Kherson Ukraina menuduh Kyiv menyerang bendungan tersebut dengan rudal sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari kegagalan serangan balik Ukraina di wilayah timur. Namun, pejabat Rusia lainnya mengklaim bahwa bendungan tersebut pecah dengan sendirinya karena kerusakan sebelumnya.

Hingga saat ini, belum ada pihak yang memberikan bukti langsung mengenai siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini.

Baca Juga: Pasca Serangan Drone Terbesar, Pertahanan Udara di Sekitar Moskow Diperkuat

Waduk besar di atas bendungan ini merupakan sumber air segar untuk sebagian besar lahan pertanian, termasuk semenanjung Krimea yang dinyatakan sebagai wilayah yang dianeksasi oleh Rusia pada tahun 2014. Selain itu, waduk ini juga menyediakan air pendingin untuk pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×