kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.870   125,88   2,19%
  • KOMPAS100 764   20,41   2,74%
  • LQ45 582   16,24   2,87%
  • ISSI 204   4,24   2,13%
  • IDX30 329   8,51   2,65%
  • IDXHIDIV20 406   11,57   2,93%
  • IDX80 87   2,25   2,66%
  • IDXV30 110   2,69   2,51%
  • IDXQ30 106   3,17   3,07%

Bendungan Pemasok Air ke Pembangkit Nuklir Jebol, Ukraina dan Rusia Saling Tuding


Rabu, 07 Juni 2023 / 04:30 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Rusia dikatakan "telah melakukan peledakan internal pada struktur" bendungan tersebut. Mereka juga melaporkan bahwa sekitar 80 pemukiman berada dalam zona banjir, seperti yang diungkapkan melalui pesan di Telegram.

Gubernur yang ditunjuk Rusia di wilayah Kherson Ukraina menuduh Kyiv menyerang bendungan tersebut dengan rudal sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari kegagalan serangan balik Ukraina di wilayah timur. Namun, pejabat Rusia lainnya mengklaim bahwa bendungan tersebut pecah dengan sendirinya karena kerusakan sebelumnya.

Hingga saat ini, belum ada pihak yang memberikan bukti langsung mengenai siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini.

Baca Juga: Pasca Serangan Drone Terbesar, Pertahanan Udara di Sekitar Moskow Diperkuat

Waduk besar di atas bendungan ini merupakan sumber air segar untuk sebagian besar lahan pertanian, termasuk semenanjung Krimea yang dinyatakan sebagai wilayah yang dianeksasi oleh Rusia pada tahun 2014. Selain itu, waduk ini juga menyediakan air pendingin untuk pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×