kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Benarkah vitamin D bisa cegah dan bantu pengobatan Covid-19? Ini jawaban para ahli


Sabtu, 17 April 2021 / 11:50 WIB

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Bukti paling nyata berasal dari uji coba terkontrol secara acak dengan menggunakan plasebo di Brasil. Dalam uji coba tersebut, dokter memberikan satu dosis besar vitamin D kepada pasien Covid-19 yang dirawat. Hasilnya, vitamin D tidak secara signifikan mengurangi durasi rawat inap pasien di rumah sakit ketimbang pasien dalam kelompok plasebo.

Penyebabnya adalah pasien baru memeroleh asupan vitamin D setelah terkena Covid-19, dan vitamin D dalam dosis besar hanya diberikan sekali. Sementara itu, dosis vitamin D yang diberikan kepada tubuh secara bertahap dan sering agaknya bekerja lebih baik untuk melindungi sistem kekebalan, kata Meltzer.

Vitamin D tetaplah penting bagi tubuh

Sejauh ini, tidak ada bukti yang dapat merekomendasikan penggunaan dosis vitamin D tertentu untuk melawan Covid-19. Namun, para ahli menekankan perlunya memerhatikan asupan vitamin D kita, misalnya dengan konsumsi suplemen.

Namun Willett juga mengingatkan, lebih banyak vitamin D bukan berarti lebih baik. Karena vitamin D larut dalam lemak, ada risiko kelebihan suplementasi vitamin tersebut dapat menyebabkan toksisitas atau keracunan.

Beberapa penelitian mengungkapkan, konsumsi vitamin D lebih dari 50.000 IU bisa berbahaya. Michos, di sisi lain, tidak menganjurkan orang mengonsumsi vitamin D untuk mencegah Covid-19.

Kita bisa melakukan cara lain untuk meningkatkan sistem kekebalan atau daya tahan tubuh untuk mencegah Covid-19 , misalnya mengonsumsi makanan bernutrisi, berolahraga teratur, membatasi minuman beralkohol, dan kualitas tidur yang baik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seberapa Ampuh Vitamin D untuk Cegah Covid-19?",


Penulis : Gading Perkasa
Editor : Lusia Kus Anna

Selanjutnya: 7 Tips memperkuat imun tubuh selama puasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×