kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Awas, suntik vaksin Covid-19 untuk penderita kanker tidak boleh asal, ini aturannya


Kamis, 25 Februari 2021 / 19:45 WIB
Awas, suntik vaksin Covid-19 untuk penderita kanker tidak boleh asal, ini aturannya

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

3. Kemoterapi

Untuk pasien kanker yang menerima kemoterapi, Moore mengatakan tetap bisa menerima vaksin Covid-19  tanpa meninggalkan sesi kemo. "Tetapi karena vaksin dapat menyebabkan demam dalam 24 hingga 48 jam pertama, lebih baik menerima vaksin pada saat jumlah darah putih diperkirakan tidak akan rendah," ucap Moore.

Demam yang terjadi saat jumlah darah rendah bisa memerlukan penanganan medis serius. Dalam beberapa kasus, penundaan vaksinasi bisa menjadi jalan terbaik sampai perawatan kemoterapi yang intensif selesi dilakukan. Misalnya, terapi induksi untuk leukimia akut.

4. Perawatan hormonal

Perawatan endokrin atau hormonal untuk kanker termasuk tamoxifen, penghambat aromatase, analog LHRH dan anti-androgen diharapkan tidak mengubah keamanan atau efektivitas vaksin.

5. Perawatan IVIG

Untuk sebagian besar pasien kanker yang menerima IVIG, tidak masalah untuk melanjutkan vaksinasi tanpa menghentikan terapi IVIG.

6. Terapi radiasi

Sebagian besar pasien kanker yang menerima terapi radiasi juga bisa melakukan vaksinasi tanpaperlu menghentikan terapi.

7. Operasi

Pasien kanker yang melakukan operasi sebaiknya hindari vaksin Covid-19  dengan waktu yang terlalu dekat dengan jadwal operasi. Pasalnya, vaksin Covid-19 bisa memicu demam dalam 24 hingga 48 ham pertama.

Hal ini juga bisa mengakibatkan pembatalan operasi. Bagi mereka yang menjalani splenektomi, Anda harus menerima dosis vaksin pertama setidaknya dua minggu atau lebih sebelum operasi jika memungkinkan.

Itulah panduan vaksin Covid-19 bagi penderita kanker. Ingat, pandemi corona masih berlangsung. tetap patuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Amankah Vaksin Covid-19 untuk Pasien Kanker?",


Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Ariska Puspita Anggraini

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Bakal ada vaksin Covid-19 baru dalam bentuk tablet dan semprotan hidung?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

×