kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.923   53,00   0,30%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Aturan baru segera dirilis, ini posisi modal inti bank digital hingga semester I


Kamis, 19 Agustus 2021 / 10:05 WIB

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Sedangkan Bank Jago (ARTO) memiliki modal inti Rp 7,88 triliun pada Juni 2021. Nilai itu melonjak signifikan dari posisi Juni 2020 senilai Rp 1,26 triliun. Adapun Bank Neo Commerce (BBYB) belum menyampaikan laporan keuangan per Juni 2021.

Hingga Maret 2021, BNC memiliki modal inti sebesar Rp 1,02 triliun. Nilai itu naik 11,18% yoy dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 921,64 miliar.

Kendati demikian, Guna memperkuat modal Bank Neo baru saja merampungkan PUT IV dengan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 426 juta saham atau setara Rp 127,9 miliar. Lantaran PUT IV dengan HMETD kelebihan pemesanan hingga 426 juta lembar saham baru. 

Efek yang ditawarkan dalam PUT IV ini sebanyak 832.724.404 lembar saham dengan nilai pelaksanaan Rp 300 untuk setiap saham. Dengan demikian, jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam rangka PUT IV ini sebesar Rp 249,82 miliar.

Saat ini, Bank Neo tegah melakukan persiapan PUT V dengan memberikan HMETD sejumlah sebanyak-banyaknya 5 miliar lembar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 setiap saham. Juga PUT VI dengan HMETD kepada para pemegang saham PUT VI dengan jumlah sebanyak-banyaknya 5 miliar lembar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 setiap saham.

Selanjutnya: Aset industri multifinance masih terkoreksi hingga semester I

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×