kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

AS: Terus bangun senjata nuklir, kimia, dan biologi, Korea Utara membahayakan


Kamis, 06 Mei 2021 / 12:00 WIB

Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: S.S. Kurniawan

"Kami bekerja dengan sekutu kami Republik Korea untuk memastikan bahwa kami siap untuk kontinjensi WMD, terlepas dari apa ancamannya," katanya.

Walsh menyebut China sebagai salah satu sumber bahan senjata kimia dan biologi terbesar untuk Korea Utara.

"Entitas dan individu China terus mentransfer materi sensitif proliferasi ke Korea Utara, Iran, dan aktor ancaman lainnya, dan China telah menunjukkan lemahnya penegakan kontrol ekspor domestik dan rezim sanksi multilateral yang dimaksudkan untuk mencegah transfer semacam itu," ujar Walsh.

Pada 2020, Angkatan Darat AS memperkirakan, Korea Utara memiliki hingga 5.000 ton senjata kimia dari sekitar 20 jenis berbeda, menjadikannya pemilik agen kimia terbesar ketiga di dunia.

Selanjutnya: Korea Utara menyatakan kebijakan Biden menunjukkan niat AS untuk bermusuhan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×