kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

AS dan China saling melempar sindiran, ada apa?


Minggu, 13 Juni 2021 / 04:00 WIB

Sumber: Channel News Asia | Editor: Khomarul Hidayat

Yang menuduh AS munafik terhadap hak asasi manusia ketika Blinken menekan apa yang dianggap Amerika Serikat sebagai genosida terhadap orang Uyghur dan sebagian besar muslim Turki lainnya yang dipenjara di kamp-kamp.

"Amerika Serikat harus menyelesaikan pelanggaran hak asasi manusia serius domestiknya sendiri, dan tidak menggunakan apa yang disebut masalah hak asasi manusia sebagai alasan untuk secara sewenang-wenang mencampuri urusan dalam negeri negara lain," katanya.

Blinken juga menyuarakan peringatan atas meningkatnya tekanan China terhadap Taiwan termasuk penerbangan militer di lepas pantainya.

Blinken meminta Beijing menghentikan kampanye tekanannya terhadap Taiwan dan secara damai menyelesaikan masalah lintas-Selat.

Washington semakin khawatir bahwa China akan berusaha menggunakan kekuatan terhadap Taiwan, negara demokrasi yang berpemerintahan sendiri yang dianggapnya sebagai bagian dari wilayahnya, setelah mengekang kebebasan di Hong Kong.

Baca Juga: Atasi pandemi, AS akan donasikan 500 juta dosis vaksin Pfizer ke 100 negara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×