kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

AS: China ingin mendominasi ruang internet dunia, ini adalah ancaman serius


Kamis, 21 Januari 2021 / 19:20 WIB

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

FCC pertama kali memperingatkan pada April 2020 soal kemungkinan menghentikan operasi di AS dari tiga perusahaan telekomunikasi China yang dikendalikan negara termasuk China Telecom.

Pada 2019, FCC memilih untuk menolak China Mobile milik negara untuk menyediakan layanan telekomunikasi di AS, dengan alasan risiko Pemerintah China dapat menggunakan persetujuan tersebut untuk melakukan spionase.

Di bawah kepemimpinan Ajit Pai, FCC secara resmi menetapkan Huawei dan ZTE sebagai ancaman keamanan nasional, melarang perusahaan AS untuk menyalurkan dana pemerintah senilai US$ 8,3 miliar untuk membeli peralatan dari perusahaan tersebut. 

Kongres menyetujui US$ 1,9 miliar pada Desember tahun lalu untuk membayar penggantian peralatan buatan China di jaringan AS.

Pada April 2020, FCC menyetujui permintaan Google buatk unit Alphabet untuk menggunakan bagian dari kabel telekomunikasi bawah laut AS-Asia, tetapi tidak ke Hong Kong, setelah lembaga Amerika Serikat menyampaikan masalah keamanan nasional.

Selanjutnya: Trump beri perintah untuk menilai risiko keamanan drone China yang digunakan AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×