Anak Erick Thohir ingin ikuti jejak keluarga di industri olahraga

Sabtu, 20 Maret 2021 | 22:30 WIB Sumber: Kompas.com
Anak Erick Thohir ingin ikuti jejak keluarga di industri olahraga

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Erick Thohir mengakui alasannya kembali ke dunia sepak bola dilandaskan perasaan kangen dan juga keinginan untuk membuat dua institusi bersejarah, Persis Solo dan Oxford United, menjadi lebih baik. 

Erick Thohir menjadi salah satu pemilik baru Persis Solo setelah diresmikan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Persis Solo Saestu (PSS) sebagai pihak yang menaungi kubu Liga 2 Indonesia tersebut di Solo pada Sabtu (20/3). 

Erick Thohir kini memiliki 20% saham Persis Solo dengan puteranya, Mahendra Agakhan Thohir, bakal menjabat sebagai Presiden Komisaris PT PSS. 

Baca Juga: Tim Indonesia di All England 2021 dipastikan bisa pulang lebih cepat

Thohir menjadi satu bagian dari tiga pemilik baru Persis Solo, putra Presiden Jokowi Kaesang Pangarep membeli 40% saham sementara Direktur PT Plevia Makmur Abadi Kevin Nugroho mempunyai 30%. 

Pada saat bersamaan, konsorsium Indonesia yang dipimpin oleh Erick Thohir dan Anindya Bakrie menambah investasi di salah satu klub bersejarah Inggris, Oxford United. 

Mereka dikabarkan membeli saham milik pengusaha asal Thailand, Sumrith "Tiger" Thanakarnjanasuth sehingga menguasai 51% kepemilikan saham mayoritas klub kota London berusia 126 tahun itu.

Baca Juga: Kaesang Pangarep hingga Erick Thohir resmi jadi pemilik klub bola Persis Solo

Tiger telah menjadi pemilik klub League One, kasta ketiga piramida sepak bola Inggris, tersebut sejak Februari 2018 semenjak ia melakukan takeover klub dari Darryl Eales. 

Erick Thohir pun mengungkapkan alasannya kembali terjun ke dunia sepak bola setelah ia menjual sahamnya di raksasa Italia, Inter Milan, pada 2019. "Kangen bola!" tuturnya pada keterangan pers yang diterima Kompas.com. 

“Sebetulnya apa yang saya lakukan di Persis Solo dengan Oxford, tidak jauh berbeda. Memperbaiki manajemen, melakukan regenerasi, membuat keduanya lebih baik. Bukan hal yang mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya lagi. 

Editor: Tendi Mahadi
Terbaru