kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ada bukti virus corona sudah ada di Amerika sejak Desember 2019


Kamis, 17 Juni 2021 / 10:24 WIB
ILUSTRASI. Hasil riset menunjukkan bahwa virus corona sudah hadir di Amerika Serikat setidaknya sejak Desember 2019. REUTERS/Carlo Allegri

Sumber: AFP | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Tetapi karena ada ketidakpastian seputar pengujian serologi, konfirmasi lebih lanjut diperlukan pada temuan tersebut.

Untuk membantu meminimalkan kemungkinan positif palsu, tim menggunakan dua tes terpisah pada setiap sampel, mencari antibodi yang mengikat bagian virus yang berbeda.

Jenis antibodi yang mereka cari disebut Immunoglobulin G, atau IgG, yang "menetralkan" kemampuan virus untuk menyerang sel dan tidak muncul sampai dua minggu setelah seseorang terinfeksi.

Baca Juga: Ilmuwan China di lab Wuhan pernah bereksperimen membuat virus corona hibrida

Oleh karena itu, peserta penelitian dengan sampel ini terpapar virus setidaknya beberapa minggu sebelumnya.

Berdasarkan angka dari Universitas Johns Hopkins, pada hari Selasa (15/6/2021), jumlah kematian AS akibat Covid-19 melampaui 600.000 kasus. 

Selanjutnya: Jika teori kebocoran laboratorium Wuhan terbukti, Xi Jinping bisa digulingkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×