kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

3.000 Karyawan terpapar Covid-19, Top Glove: Sarung tangan kami tetap aman


Jumat, 27 November 2020 / 11:52 WIB

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Mengenai penutupan pabriknya, direktur pelaksana Top Glove Datuk Lee Kim Meow mengatakan, perusahaan telah menghentikan operasi di 20 pabrik di wilayah Meru, Klang, sementara delapan lainnya beroperasi dengan pengurangan kapasitas sejak 17 November.

Hal ini menurutnya akan memengaruhi pengiriman setidaknya dua hingga tiga minggu, tergantung pada durasi perintah kontrol pergerakan yang ditingkatkan (EMCO) yang diberlakukan di pabrik dan asrama pekerja setelah lebih dari 3.000 pekerjanya dinyatakan positif Covid-19.

Lim mengungkapkan optimismenya meskipun ada penutupan sementara pabrik. Ini menunjukkan bagaimana perusahaan memiliki pabrik di luar negeri di Thailand, Vietnam dan China yang dapat terus memproduksi sarung tangan karet sekali pakai karena situasi berangsur-angsur kembali normal.

Top Glove, produsen sarung tangan karet terbesar di dunia, saat ini mempekerjakan lebih dari 21.000 pekerja di seluruh Malaysia.

Selanjutnya: Tips WHO untuk orang lanjut usia, biar tetap sehat di tengah pandemi corona

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×