kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

WHO sebut dunia di tepi jurang kegagalan moral, ini maksudnya


Selasa, 19 Januari 2021 / 11:01 WIB

Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dalam kesempatan itu, kepala WHO itu menyerukan komitmen penuh terhadap skema berbagi vaksin global Covax, yang akan mulai diluncurkan bulan depan.

"Tantangan saya kepada semua negara anggota adalah memastikan bahwa pada saat Hari Kesehatan Dunia tiba pada 7 April, vaksin Covid-19 telah diberikan di setiap negara, sebagai simbol harapan untuk mengatasi pandemi dan ketidaksetaraan yang ada di akar dari begitu banyak tantangan kesehatan global," kata Tedros.

Sejauh ini, lebih dari 180 negara telah menandatangani prakarsa Covax, yang didukung oleh WHO dan sekelompok kelompok advokasi vaksin internasional. Tujuannya adalah mempersatukan negara-negara menjadi satu blok sehingga mereka memiliki kekuatan lebih untuk bernegosiasi dengan perusahaan obat.

Baca Juga: WHO tak sarankan bukti vaksin Covid-19 jadi syarat perjalanan, ini alasannya

Sembilan puluh dua negara -yang semuanya berpenghasilan rendah atau menengah- akan mendapatkan vaksinasi mereka dibayar dengan dana yang disponsori oleh donor.

"Kami telah mendapatkan dua miliar dosis dari lima produsen, dengan opsi lebih dari satu miliar dosis lebih banyak, dan kami bertujuan untuk memulai pengiriman pada Februari," kata Tedros seperti yang dikutip BBC.

Selanjutnya: WHO: Sulit mencapai herd immunity Covid-19 dalam waktu dekat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×