kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

WHO perbarui panduan strategi pengujian COVID-19, ini kasus prioritas untuk tes


Selasa, 29 Juni 2021 / 12:38 WIB
ILUSTRASI. Tamu undangan menjalani swab tes antigen sebelum mengikuti acara di salah satu gedung di Jakarta, Senin (15/3). WHO memperbarui panduan strategi pengujian COVID-19. KONTAN/Carolus Agus Waluyo.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

WHO menyebutkan, tes amplifikasi asam nukleat (NAAT) adalah standar referensi untuk diagnosis infeksi SARS-CoV-2 akut.

Negara bisa menggunakan deteksi antigen berkualitas tinggi atau tes diagnostik cepat (Ag-RDT), yang mudah dilakukan dan menawarkan hasil yang cepat. Ini untuk mencapai cakupan pengujian yang tinggi.

Idealnya, menguji semua individu bergejala yang memenuhi definisi kasus suspect COVID-19 sesegera mungkin.

Pengujian individu tanpa gejala dengan NAAT atau Ag-RDT saat ini direkomendasikan hanya untuk kelompok tertentu, termasuk kontak dari kasus positif COVID-19 yang terkonfirmasi atau kemungkinan dan kelompok yang sering terpapar seperti petugas medis.

Selanjutnya: Waspada! Ahli ini sebut varian Delta bisa menular hanya dengan berpapasan 5-10 detik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×