kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Waspada, kasus positif Covid-19 klaster perkantoran di Jakarta dalam tren meningkat


Selasa, 27 April 2021 / 11:15 WIB

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu menggiatkan kembali program kerja dari rumah atau work from home (WFH) harus kembali digalakkan. Hal ini lantaran, kasus positif Covid-19 dari klaster perkantoran semakin banyak.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui akun instagramnya @dkijakarta menyebut penularan Covid-19 meningkat di perkantoran yang karyawan atau pegawainya sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

"Sebagian besar kasus konfirmasi Covid-19 di perkantoran terjadi pada perkantoran yang sudah menerima vaksinasi Covid-19," tulis Pemprov DKI, Minggu.

Klaster perkantoran disebut mengalami peningkatan dalam seminggu terakhir. Pemprov DKI mencatat pada 5-11 April 2021 terdapat 157 kasus positif Covid-19 di 78 perkantoran. Sedangkan pada 12-18 April 2021, jumlah positif Covid-19 meningkat menjadi 425 kasus dari 177 perkantoran.

Sementara itu, kasus Covid-19 di DKI Jakarta terus bertambah. Per tanggal 25 April 2021, jumlah kasus baru Covid-19 bertambah sebanyak 896. Lalu pada 26 April 2921, jumlah kasus baru Covid-19 bertambah 749.

Baca juga: Data Corona Indonesia, Senin (26/4): Tambah 5.944 kasus, jangan lupa pakai masker

Dengan penambahan kasus tersebut, angka kumulatif kasus Covid-19 per 26 April 2021 berada di angka 405.812. Dari angka kumulatif tersebut, terdapat 392.595 orang dinyatakan sembuh, bertambah 1.294 orang dibandingkan hari kemarin.

Sedangkan pasien aktif Covid-19 bertambah berkurang 560 kasus, kini terdapat 6.557 pasien dalam perawatan atau isolasi. Sedangkan korban meninggal dunia bertambah 15 orang, kini terhitung 6.660  orang meninggal dunia akibat Covid-19 di Jakarta.

Baca juga: Inilah alasan gejala Covid-19 bisa menyerupai parkinson



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×