Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Dalam sepekan terakhir, Nestle menarik kembali (recall) sejumlah produk susu formula bayi dari berbagai benua, mulai dari Eropa, Amerika, Afrika, hingga Asia. Perusahaan asal Swiss tersebut melakukan penarikan produk secara bertahap sejak Senin (5/1/2026).
Awalnya, recall hanya dilakukan di kawasan Eropa. Namun seiring perkembangan hasil investigasi internal, penarikan produk meluas ke Afrika, Amerika, dan Asia. Keputusan ini diambil setelah ditemukan bahwa salah satu bahan baku produksi mengandung jejak bakteri Bacillus cereus yang berpotensi memproduksi racun cereulide.
Dilansir dari Kompas.com, racun cereulide diketahui dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius pada bayi. Menurut Departemen Pembangunan Ekonomi (EDE) Uni Emirat Arab, paparan racun tersebut dapat menyebabkan muntah hebat atau berkepanjangan, diare, kelelahan tidak wajar, serta nyeri perut.
Setidaknya 37 negara telah mengeluarkan peringatan kesehatan terkait potensi kontaminasi susu formula bayi Nestle ini. Negara-negara tersebut mencakup sebagian besar wilayah Eropa, Australia, Brasil, China, Meksiko, hingga Afrika Selatan.
Baca Juga: Industri Mobil Listrik Bingung Arah, Insentif 2026 Tak Kunjung Jelas
Arab Saudi menjadi salah satu negara yang secara resmi memperingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi sejumlah produk susu formula bayi Nestle dengan merek NAN, ALFAMINO, S-26 GOLD, dan S-26 ULTIMA. Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi (SFDA) menyatakan bahwa peringatan tersebut dikeluarkan setelah adanya pemberitahuan sukarela dari Nestle, usai dilakukan penilaian risiko.
Kuwait juga mengambil langkah serupa dengan menerapkan penarikan sukarela bersifat pencegahan terhadap beberapa batch susu formula bayi Nestle. Sementara itu, pada 7 Januari 2026, Qatar mengimbau konsumen untuk tidak menggunakan sejumlah batch produk tertentu karena diduga terkontaminasi racun cereulide.
Kementerian Kesehatan Qatar menyatakan hingga kini belum ditemukan kasus penyakit yang berkaitan dengan produk susu formula bayi tersebut. Meski demikian, analisis laboratorium terus dilakukan dan komunikasi dengan pihak produsen tetap dijaga.
Pasar China pun mulai melakukan penarikan terhadap batch tertentu susu formula bayi dan balita Nestle. Perwakilan Nestle China mengatakan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan, mengingat sebagian kecil produk di pasar China berpotensi terdampak.
Tonton: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 744 Triliun di 2025, Melebihi Target
Pernyataan Resmi Nestle
Pada Senin (5/1/2026), Nestle menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan bayi merupakan prioritas utama perusahaan. Oleh karena itu, Nestle secara sukarela menarik kembali sejumlah batch susu formula bayi dan susu lanjutan.
“Penarikan ini dilakukan karena adanya potensi keberadaan cereulide pada batch terkait,” tulis Nestle dalam pernyataan resminya.
Nestle juga menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua dan pengasuh atas kekhawatiran yang ditimbulkan. Perusahaan menyebut penarikan dilakukan sesuai dengan protokol keamanan yang ketat demi kehati-hatian maksimal.
Tonton: Pemprov DKI Bongkar 90 Tiang Monorel di Jalan HR Rasuna Said dan Senayan Mulai 14 Januari
Daftar Produk Nestle yang Ditarik
Berikut beberapa produk susu formula bayi Nestle yang masuk dalam penarikan sukarela di sejumlah negara:
- SMA Advanced First Infant Milk (berbagai ukuran dan batch)
- SMA Advanced Follow-on Milk
- SMA First Infant Milk (beragam ukuran, termasuk formula cair)
- SMA Comfort
- SMA Bebas Laktosa
- SMA Anti Reflux
- SMA LITTLE STEPS First Infant Milk
- SMA GOLD PREM 2
- ALFAMINO 400 gram
Kode batch dapat ditemukan di bagian dasar kaleng atau kemasan untuk formula bubuk, serta di bagian bawah atau sisi atas kemasan untuk produk siap minum. Nestle menegaskan bahwa seluruh produk lain dan batch yang tidak termasuk dalam daftar penarikan ini dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
Penarikan produk ini menjadi perhatian global mengingat luasnya distribusi susu formula bayi Nestle dan pentingnya keamanan pangan bagi kelompok usia rentan.
Sumber: https://www.kompas.com/jawa-tengah/read/2026/01/09/140000688/nestle-tarik-susu-formula-bayi-akibat-dugaan-kontaminasi-bakteri-ini?page=all#page2..
Selanjutnya: Rupiah Melemah 6 Hari Beruntun, Sentuh Rp 16.819 per Dolar AS
Menarik Dibaca: Promo JSM Alfamidi Periode 9-11 Januari 2026, Aneka Biskuit Kaleng Harga Spesial
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













