kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Warren Buffett menjuluki aset ini sebagai fatamorgana dan alat judi


Selasa, 09 Februari 2021 / 13:19 WIB
ILUSTRASI. Investor ternama dunia, Warren Buffett, tidak menyukai Bitcoin. (Photo by Daniel Zuchnik/WireImage)

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Warren Buffett menjadi orang pertama yang mengakui bahwa dia pernah salah dalam berinvestasi di masa lalu. Setelah menyebut maskapai penerbangan seperti Air Canada sebagai "jenis bisnis terburuk," dia menanamkan miliaran ke dalam industri penerbangan untuk menjadi pemegang saham teratas di empat maskapai berbeda. 

Kemudian, setelah mengatakan emas tidak memiliki kegunaan, dia menjadi investor utama di salah satu penambang emas terbaik dunia.

Pelajarannya sederhana: terkadang orang berubah pikiran. The Motley Fool menjelaskan, pelajaran ini juga berlaku untuk Bitcoin.

"Karena ukuran pasar mereka relatif kecil, ada kemungkinan Bitcoin dan pesaingnya dapat memenuhi kebutuhan yang berkembang itu," kata investor legendaris Ray Dalio, kepala hedge fund terbesar di dunia seperti yang dikutip The Motley Fool.

Dia menambahkan, “Bagi saya, Bitcoin telah berhasil melewati batas dari ide yang sangat spekulatif yang mungkin tidak akan ada dalam waktu singkat menjadi mungkin ada dan mungkin memiliki nilai di masa depan."

Selanjutnya: Warren Buffett pernah ramal bakal terjadi bencana besar!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×