kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Warren Buffett: Banyaknya Saldo di Rekening Bukan Ukuran Sukses Seseorang


Sabtu, 15 April 2023 / 11:15 WIB
Warren Buffett: Banyaknya Saldo di Rekening Bukan Ukuran Sukses Seseorang

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - OMAHA. Investor kenamaan Warren Buffett mengetahui sejumlah hal tentang uang. 

CEO Berkshire Hathaway tersebut mengatakan bahwa saldo rekening bank yang dimiliki bukanlah ukuran kesuksesan seseorang.

Melansir Money Control, definisi sukses Warren Buffett melampaui kekayaan, ketenaran, dan keuangan. Dalam biografinya tentang Buffett, 'The Snowball: Warren Buffett and the Business of Life,' penulis Alice Schroeder menulis saat miliarder itu memberikan presentasi di University of Georgia pada tahun 2001 dan ditanya tentang kesuksesan.

Ketika siswa memintanya untuk mendefinisikan kesuksesan, Buffett, 91 tahun, menawarkan wawasan yang mendalam. 

"Pada dasarnya, ketika Anda mencapai usia saya, Anda akan benar-benar mengukur kesuksesan Anda dalam hidup dengan berapa banyak orang yang Anda inginkan untuk dicintai, dan benar-benar mencintai Anda," katanya.

Baca Juga: Warren Buffett Tak Tertarik Beli Bitcoin, Lebih Suka Borong 2 Aset Produktif Ini

Dia menambahkan, "Saya tahu banyak orang yang memiliki banyak uang, dan mereka mendapatkan makan malam testimonial dan mereka mendapatkan sayap rumah sakit yang dinamai menurut nama mereka. Tetapi kenyataannya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang mencintai mereka."

“Itulah ujian terakhir tentang bagaimana Anda menjalani hidup Anda.”

Lebih lanjut, Warren Buffett juga berbicara tentang korelasi antara cinta dan uang. 

"Masalah dengan cinta adalah bahwa itu tidak untuk dijual,” katanya kepada siswa. “Satu-satunya cara untuk mendapatkan cinta adalah menjadi orang yang dicintai. Sangat menjengkelkan jika Anda memiliki banyak uang. Anda ingin berpikir bahwa Anda dapat menulis cek: Saya akan membeli cinta senilai satu juta dolar. Tapi itu tidak bekerja seperti itu. Semakin banyak Anda memberikan cinta, semakin banyak yang Anda dapatkannya."

Baca Juga: Berskhire Menambah Kepemilikan Saham di Perusahaan Minyak Occidental Petroleoum

Dalam kesempatan lain, Warren Buffett juga mengatakan, menabung uang bukan hal terpenting yang harus dilakukan dalam hidup. Hal ini dia ungkapkan saat menjawab pertanyaan seorang anak berusia 17 tahun tentang kepuasan diri yang tertunda.

"Anda tidak menabung dengan tidak menonton bioskop. Banyak hal yang bisa dikatakan mengenai menabung uang dengan menghambat diri Anda sendiri dari bersenang-senang. Kepuasan yang tertunda bukan alasan yang tepat," jelasnya seperti yang dilansir dari The Economic Times. 

Warren Buffett bilang, tidak ada hubungan antara uang dan kebahagiaan. "Jika Anda bahagia mendapatkan uang US$ 20.000 atau US$ 50.000, Anda tidak akan bahagia saat mendapat US$ 5 juta. Banyaknya uang memang bisa membuat orang lebih bahagia. Anda lebih bahagia karena Anda memiliki keamanan finansial. Jangan menunda kepuasan diri," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

×