kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Varian Omicron Tidak Boleh Dianggap Enteng, Ini Gejala dan Jenis Variannya


Kamis, 24 Februari 2022 / 11:30 WIB

Sumber: dmerharyana.org,Times of India | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ini adalah sub varian pertama dari varian Omicron yang terlihat setelah varian Delta dari virus corona. Garis keturunan BA.1, yang menyumbang 97,4% dari urutan yang dikirimkan ke GISAID pada 19 Januari, memiliki penghapusan 69-70 pada lonjakan protein.

Gejala umum infeksi COVID yang diinduksi Omicron varian ini adalah: 

  • Sakit tenggorokan
  • Pilek
  • Hidung meler
  • Bersin
  • Sakit kepala
  • Nyeri tubuh
  • Demam ringan 

Gejala seperti hilangnya penciuman dan rasa, yang dominan selama gelombang kedua infeksi virus corona, tidak terlihat selama gelombang Omicron.

Baca Juga: WHO Pantau dengan Cermat Omicron BA.2 dan Minta Semua Negara Terus Waspada, Ada Apa?

2. Omicron sub varian BA.1.1 dan gejalanya

Sesuai studi penelitian BA.1.1 memiliki 40 mutasi. Ini bersama dengan tiga garis keturunan lainnya ditemukan di Afrika Selatan. 

Menurut penelitian, pada 10 Februari 2022, ketika BA.2 menyumbang 1% dari total infeksi, BA.1.1. sudah terdeteksi di 69 negara.

Gejala subvarian BA.1.1 tidak berbeda dengan gejala varian lainnya.

Baca Juga: Jumlah Korban Meninggal Naik, Ini Orang yang Harus Waspada dengan Covid-19 Omicron



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×