kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Varian COVID-19 Terbaru Bernama Arcturus, Ini Peringatan WHO


Sabtu, 08 April 2023 / 04:30 WIB

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kapan dan di mana XBB.1.16 ditemukan?

XBB.1.16 ditambahkan ke daftar varian yang dipantau WHO baru-baru ini, pada 22 Maret. Pengawasan COVID berada pada titik terendah sepanjang masa. 

Namun sejauh ini, menurut WHO, sebagian besar kasus telah diidentifikasi di mana varian baru pertama kali terlihat, di India — salah satu dari sedikit negara di mana kasus COVID yang tercatat sedang meningkat.

Di mana lagi XBB.1.16 terlihat?

Dari rangkaian yang dilaporkan, diketahui bahwa varian tersebut juga terlihat di AS, seperti California, New Jersey, Virginia, Texas, Washington, New York, Illinois, Minnesota, Georgia, Florida, Pennsylvania, Ohio, Nevada, Indiana, North Carolina , Louisiana, dan Delaware.

Varian  XBB.1.16.1, juga terlihat di Nebraska, Missouri, dan Michigan.

XBB.1.16 dan keturunannya juga telah diidentifikasi di Singapura, Australia, Inggris, Jepang, Israel, Kanada, Malaysia, Denmark, Selandia Baru, Jerman, Korea Selatan, Spanyol, Belanda, Thailand, Swedia, Afrika Selatan, Italia , dan China.

Baca Juga: WHO: Covid-19 Tetap Berstatus Darurat Global tapi Ada di Titik Transisi

Bagaimana XBB.1.16 berevolusi?

Variannya adalah rekombinan, atau kombinasi, dari dua keturunan yang disebut "stealth Omicron" BA.2. Jika dibandingkan dengan XBB garis keturunan "kakek-nenek", ia memiliki tiga mutasi tambahan, menurut WHO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×