kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Varian Covid-19 di Afrika Selatan bisa menurunkan kemampuan vaksin Pfizer


Kamis, 18 Februari 2021 / 19:36 WIB
ILUSTRASI. Logo Pfizer terlihat di lokasi pemasok global di Havant, Inggris, Senin (1/2/2021). REUTERS/Matthew Childs

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Para peneliti mengakui saat ini belum ada patokan yang pasti untuk menentukan tingkat antibodi yang diperlukan untuk melindungi dari tubuh manusia virus.

"Kami tidak tahu berapa angka netralisasi minimum. Kami tidak memiliki garis batas itu," ungkap Profesor UTMB, Pei-Yong Shi.

Profesor Shi meyakinkan bahwa meskipun varian virus baru secara signifikan mengurangi keefektifan vaksin, vaksin seharusnya tetap mampu melindungi dari gejala yang parah dan kematian.

"Perlu lebih banyak pekerjaan untuk memahami apakah vaksin tersebut bekerja melawan varian Afrika Selatan, termasuk uji klinis dan pengembangan korelasi perlindungan," lanjut Shi.

Untuk saat ini Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka sudah melakukan penelitian erupa untuk memahami apakah vaksin mereka efektif terhadap varian lain yang pertama kali ditemukan di Brasil.

Selanjutnya: Setelah Pfizer, WHO beri izin penggunaan darurat vaksin virus corona AstraZeneca

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×