kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Varian Covid-19 di Afrika Selatan bisa menurunkan kemampuan vaksin Pfizer


Kamis, 18 Februari 2021 / 19:36 WIB
ILUSTRASI. Logo Pfizer terlihat di lokasi pemasok global di Havant, Inggris, Senin (1/2/2021). REUTERS/Matthew Childs

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Para peneliti mengakui saat ini belum ada patokan yang pasti untuk menentukan tingkat antibodi yang diperlukan untuk melindungi dari tubuh manusia virus.

"Kami tidak tahu berapa angka netralisasi minimum. Kami tidak memiliki garis batas itu," ungkap Profesor UTMB, Pei-Yong Shi.

Profesor Shi meyakinkan bahwa meskipun varian virus baru secara signifikan mengurangi keefektifan vaksin, vaksin seharusnya tetap mampu melindungi dari gejala yang parah dan kematian.

"Perlu lebih banyak pekerjaan untuk memahami apakah vaksin tersebut bekerja melawan varian Afrika Selatan, termasuk uji klinis dan pengembangan korelasi perlindungan," lanjut Shi.

Untuk saat ini Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka sudah melakukan penelitian erupa untuk memahami apakah vaksin mereka efektif terhadap varian lain yang pertama kali ditemukan di Brasil.

Selanjutnya: Setelah Pfizer, WHO beri izin penggunaan darurat vaksin virus corona AstraZeneca

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×