kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Utang luar negeri Indonesia naik jadi US$ 422,6 miliar pada Februari 2021


Minggu, 18 April 2021 / 11:15 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Sementara ULN swasta tercatat tumbuh 3,4% yoy atau naik dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,5% yoy. 

Perkembangan ini didorong oleh pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (PBLK) sebesar 5,9% yoy, lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 5,1% yoy. Antara lain didorong oleh penerbitan global bond korporasi di sektor pertambangan. 

Sementara itu, ULN lembaga keuangan terkontraksi 4,9% yoy, lebih rendah dari kontraksi pada bulan sebelumnya sebesar 6,1% yoy. 

Baca Juga: Berharap pajak obligasi atas investor domestik juga turun agar likuiditas meningkat

Berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar dengan pangsa mencapai 77,3% dari total ULN swasta bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan. 

Dengan perkembangan tersebut, posisi ULN swasta pada Februari 2021 sebesar US$ 210,5 miliar, didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 78,0% terhadap total ULN swasta.

Selanjutnya: Utang luar negeri Indonesia mencapai US$ 420,7 miliar pada Januari 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×