kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Usai umumkan kabinet, Fumio Kishida dilantik sebagai Perdana Menteri Jepang


Senin, 04 Oktober 2021 / 18:55 WIB
Perdana Menteri baru Jepang Fumio Kishida (kanan) secara resmi dilantik dalam sebuah upacara oleh Kaisar Naruhito di Istana Kekaisaran Tokyo pada 4 Oktober 2021.

Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada masa pencalonan, Kishida berjanji untuk menyusun paket ekonomi senilai puluhan triliun yen dalam setahun untuk menangani pandemi.

Ia juga berjanji untuk mengurangi disparitas kekayaan dalam koreksi kursus dari platform kebijakan Abenomics yang dicanangkan oleh mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe,

Kishida, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri luar negeri pada periode 2012 hingga 2017, sangat memahami pentingnya mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Besar kemungkinan, Kishida akan melanjutkan kerja sama dengan Amerika Serikat untuk mengatasi meningkatnya ketegasan China, serta meredam aktivitas Korea Utara.

Perdana Menteri Jepang ke-100 ini juga berjanji untuk mendorong segala upaya agar dunia bersih dari senjata nuklir. Atas dasar itu, Kishida beranggapan, sudah saatnya Pasukan Bela Diri Jepang memiliki kemampuan untuk melakukan serangan rudal ke pangkalan musuh.

Tugas luar negeri pertama Kishida sebagai Perdana Menteri Jepang kemungkinan adalah menghadiri konferensi PBB tentang perubahan iklim yang dijadwalkan berlangsung dari 31 Oktober hingga 12 November di Glasgow, Skotlandia.

Selanjutnya: Fumio Kishida, Perdana Menteri Jepang Berikutnya Diperkirakan Akan Menyetop Abenomics

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×