Turki tetap aktifkan sistem rudal S-400 buatan Rusia, meski AS mengancam

Jumat, 13 November 2020 | 11:40 WIB Sumber: TASS
Turki tetap aktifkan sistem rudal S-400 buatan Rusia, meski AS mengancam

Keputusan Turki membeli sistem rudal permukaan-ke-udara S-400 telah menyebabkan reaksi negatif yang tajam dari AS dan NATO. AS terus menekan untuk membuat Turki membatalkan pembelian.

Karena Turki belum menyerah pada tekanan dan tidak akan melepas sistem S-400, Washington telah mengeluarkan Ankara dari program untuk mengembangkan jet tempur F-35 generasi kelima.

AS juga mengancam Turki dengan sanksi, tetapi tidak terburu-buru untuk mengambil langkah ini karena takut akan memburuknya hubungan dengan sekutu utama NATO tersebut.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan, Ankara tidak akan menyerah meskipun ada tekanan kuat dari AS. Dia juga menolak ancaman sanksi dan menyarankan AS untuk berhenti menekan Turki.

Sedang Kementerian Pertahanan Turki kembali menyarankan agar Ankara dan Washington membahas kemungkinan langkah-langkah teknis terkait S-400 untuk menyelesaikan kontradiksi bilateral.

Selanjutnya: Terima dua set resimen S-400 Triumf, sistem pertahanan udara Rusia makin kuat

 

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru