kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.695   52,25   0,93%
  • KOMPAS100 736   8,11   1,11%
  • LQ45 559   5,82   1,05%
  • ISSI 198   1,23   0,63%
  • IDX30 317   2,83   0,90%
  • IDXHIDIV20 390   1,18   0,30%
  • IDX80 84   0,89   1,08%
  • IDXV30 107   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 102   0,50   0,49%

Trump tolak hasil pemilu, Biden: Hanya ada satu presiden dalam satu waktu


Rabu, 11 November 2020 / 05:41 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Biden, mantan wakil presiden, terkekeh ketika seorang reporter menyebut pernyataan Pompeo.

"Saya pikir seluruh Partai Republik telah ditempatkan dalam posisi dengan beberapa pengecualian yang diintimidasi secara ringan oleh presiden yang sedang menjabat, tetapi hanya ada satu presiden dalam satu waktu," katanya.

PM Johnson dari Inggris, seorang konservatif yang gaya kepemimpinannya sering disamakan dengan gaya Presiden Trump, mengatakan dia sudah berbicara dengan Biden pada hari Selasa melalui sambungan telepon tentang bekerja bersama.

Baca Juga: Joe Biden akan menjadi Presiden AS Katolik kedua setelah John F Kennedy

“Saya berharap untuk memperkuat kemitraan antar negara kita dan untuk bekerja dengannya dalam prioritas bersama - mulai dari menangani perubahan iklim, mempromosikan demokrasi dan membangun kembali ekonomi yang lebih baik,” tweet Johnson seperti yang dikutip Reuters.

Presiden Turki Tayyip Erdogan juga memberi selamat kepada Biden.

Selanjutnya: Pasca pecat Menhan AS, Trump diduga akan pecat penasihat kesehatan Gedung Putih

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×