kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

The Fed siap perketat kebijakan, Indonesia harus bersiap dengan sejumlah risiko ini


Rabu, 02 Juni 2021 / 08:20 WIB
The Fed siap perketat kebijakan, Indonesia harus bersiap dengan sejumlah risiko ini

Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Untuk itu, guna makin mengecilkan risiko secara keseluruhan, Indonesia harus cepat mengejar dan menggenjot pemulihan ekonomi. Pemerintah dan BI perlu menghadapi risiko dengan bahu membahu mempercepat proses pemulihan ekonomi dengan bauran kebijakan dan progres vaksinasi. 

Semakin cepat Indonesia pulih, semakin menarik juga Indonesia untuk menjadi tujuan investasi. Selain itu, dengan sendirinya penerimaan negara juga bisa meningkat sehingga kebutuhan pembiayaan fiskal berkurang. 

Baca Juga: LPEM FEB UI prediksi inflasi Mei 2021 bisa mencapai 0,3% mom

Kabar baiknya, bila mengikuti pernyataan The Fed, sekarang bank sentral AS masih akan cenderung dovish terkait kebijakannya sehingga kemungkinan BI juga masih akan menjaga suku bunga rendah di tahun ini. 

“Kemungkinan BI akan menaikkan suku bunga di akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023. Masih bisa berubah sesuai perkembangan kondisi dan statement The Fed di Juni ini. Biasanya di setiap akhir kuartal The Fed akan keluarkan proyeksi makronya. Jika berubah menjadi lebih optimis terkait ekonomi AS, maka bisa lebih cepat,” tandasnya. 

Selanjutnya: Pemerintah ajukan 2 skema pengampunan pajak, Kadin minta tarifnya sama-sama 10%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

×