kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Temui Junta Saat ke Myanmar, PM Kamboja Dihujani Kritik


Minggu, 09 Januari 2022 / 07:20 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Di Depayin, sekitar 300 km (186 mil) utara ibukota, Naypyidaw, pengunjuk rasa membakar poster perdana menteri Kamboja dan meneriakkan "Hun Sen jangan datang ke Myanmar. Kami tidak ingin diktator Hun Sen", foto-foto di media sosial menunjukkan.

Ada juga laporan protes di kota kedua Mandalay dan wilayah Tanintharyi dan Monywa.

Dalam pidatonya pada hari Rabu sebelum perjalanannya, Hun Sen menyerukan untuk menahan diri dari semua pihak di Myanmar dan agar rencana perdamaian diikuti.

Baca Juga: Pengungsi Rohingya menggugat Facebook sebesar US$ 150 miliar karena ujaran kebencian

"Saudara-saudara di Myanmar, apakah Anda ingin negara Anda jatuh ke dalam perang saudara yang nyata atau ingin diselesaikan?" dia berkata.

Setelah panggilan telepon minggu ini dengan Hun Sen, Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan dalam pesan di Twitter jika tidak ada kemajuan signifikan dalam rencana perdamaian, maka hanya perwakilan non-politik dari Myanmar yang diizinkan di pertemuan ASEAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×