kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Tegang! NATO kirim 40.000 pasukan dan 15.000 persenjataan ke dekat perbatasan Rusia


Rabu, 14 April 2021 / 11:58 WIB
ILUSTRASI. Pasukan Prancis untuk NATO menunggu kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Rukla, Lithuania, Selasa (29/9/2020). REUTERS/Ints Kalnins.

Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

Pekan lalu, Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki menyatakan, tindakan Rusia di Timur Ukraina "sangat memprihatinkan".

"Amerika Serikat semakin prihatin dengan meningkatnya agresi Rusia di Timur Ukraina, termasuk gerakan Rusia di perbatasan Ukraina," ungkapnya, seperti dikutip CNN. 

"Rusia sekarang memiliki lebih banyak pasukan di perbatasan Ukraina daripada sebelumnya sejak 2014. Lima tentara Ukraina telah tewas minggu ini saja. Ini semuanya sangat mengkhawatirkan," kata Psaki.

Dia menambahkan, peninjauan atas tindakan Rusia akan AS selesaikan dalam "minggu, bukan bulan".

Sementara Kanselir Jerman Angela Merkel meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menarik pasukan untuk meredakan situasi, menurut juru bicara Pemerintah Jerman.

Sebaliknya, Putin menuduh Ukraina melakukan "tindakan provokatif".

Selanjutnya: Redakan ketegangan, Jerman minta Rusia tarik pasukannya dari perbatasan Timur Ukraina

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×