kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Tanpa Masinis, LRT Jabodebek Beroperasi dengan Tekonologi Grade of Automtion


Jumat, 07 Juli 2023 / 11:05 WIB
ILUSTRASI. LRT Jabodebek dioperasikan secara otomatis tanpa masinis dengan memakai teknologi Grade of Automtion (GoA) level 3. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LRT JABODEBEK - Banyak yang belum mengetahui bahwa LRT Jabodebek beroperasi tanpa masinis. 

Melansir Kompas.com, LRT Jabodebek dioperasikan secara otomatis tanpa masinis karena menggunakan teknologi Grade of Automtion (GoA) level 3 untuk sistem operasinya. 

Meski tanpa masinis, Manager Public Relations Divisi LRT Jabodebek Kuswardojo memastikan LRT Jabodebek aman untuk digunakan. 

Bahkan dia mengklaim hal ini justru lebih aman dibandingkan kereta yang dioperasikan manual oleh masinis. Pasalnya, kebanyakan kecelakaan kereta terjadi karena human error. 

"Dengan operasional tanpa masinis tentunya akan lebih aman dibandingkan menggunakan orang. Lebih dari 60 peraen karena faktor manusia dalam kecelakaan kelelahan dan sebagainya," ujarnya di sela uji coba LRT Jabodebek, Kamis (6/7/2023). 

Dia memastikan LRT Jabodebek aman digunakan sebagai moda transportasi umum karena memiliki sistem keamanan berlapis. 

Baca Juga: Tarif LRT Jarak Terdekat Rp 5.000 dan Jarak Terjauh Rp 20.000-Rp 25.000

"Kenapa ini lebih aman? Pertama, sistem keamanan kita berlapis. Jadi artinya ketika kita menginstall sistem perjalanan ke dalam kerta ini di situ ada berbagai sistem yang mengatur," ungkapnya. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, ketika kecepatan LRT Jabodebek melebihi kecepatan maksimal yang sudah diatur yakni 80 kilometer per jam, maka sistem akan otomatis menghentikan laju kereta. Begitupun dengan pengaturan akselerasi antar kereta. 

Ketika kereta LRT Jabodebek yang sudah jalan lebih dulu kecepatannya 60 km per jam, maka kereta yang melaju di belakangnya akan mengikuti kecepatan kereta di depannya. 

"Jadi jarak keretanya akan tetap sama," kata dia. 

Baca Juga: Tarif LRT Jabodebek Bakal Dapat Subsidi, Ini Informasinya



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

×