kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Taiwan tuding China curi kekayaan intelektual negara lain untuk tingkatkan kekuatan


Rabu, 31 Maret 2021 / 20:50 WIB
ILUSTRASI. Perayaan Hari Nasional di depan Gedung Kepresidenan di Taipei, Taiwan, Sabtu (10/10/2020). REUTERS/Ann Wang

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Kantor Urusan China untuk Taiwan tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Hu Mu-yuan, Wakil Kepala Biro Keamanan Nasional Taiwan, mengatakan, upaya China bukan hanya merupakan ancaman bagi Taiwan, tetapi juga Jepang dan Korea Selatan, mengancam perdagangan global dan persaingan yang sehat.

"Selain itu, komunis China mencuri kekayaan intelektual negara lain untuk meningkatkan kekuatan mereka sendiri," ungkapnya, seperti dilansir Reuters.

Taiwan memiliki undang-undang yang ketat untuk mencoba dan mencegah hal itu terjadi. 

"Mencegah teknologi kunci Taiwan dan personel berteknologi tinggi agar tidak disusupi oleh rantai pasokan merah telah menjadi tugas penting untuk melindungi daya saing industri kami dan memastikan keamanan ekonomi kami," tegas Hu.

Selanjutnya: Taiwan produksi massal rudal jarak jauh, di tengah tekanan China yang meningkat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×