kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Tahun lalu, produksi batubara capai 557,54 juta ton, bagaimana tahun ini?


Rabu, 06 Januari 2021 / 06:36 WIB

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Khomarul Hidayat

Dihubungi terpisah, Ketua Indonesia Mining and Energy Forum (IMEF) Singgih Widagdo menilai, kenaikan harga masih belum berlandaskan pada fundamental yang kuat. Artinya, kondisi pasar dan harga saat ini belum tentu akan stabil dalam jangka panjang.

Perkembangan pasar global akan menentukan, terutama jika Australia mampu kembali memulihkan aktivitas perdagangan ke China. Apalagi pada tahun 2020, India pun mengalami kenaikan produksi yang sangat minim.

"Jadi saya yakin, perusahaan akan tetap berhati-hati dalam meletakkan kenaikkan harga saat ini," kata Singgih.

Selanjutnya: Harga batubara menanjak, APBI: Tidak menutup kemungkinan produksi bakal lebih tinggi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

×