kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.869   44,00   0,25%
  • IDX 6.483   80,68   1,26%
  • KOMPAS100 837   7,57   0,91%
  • LQ45 637   4,58   0,72%
  • ISSI 228   5,22   2,34%
  • IDX30 356   2,33   0,66%
  • IDXHIDIV20 433   2,50   0,58%
  • IDX80 96   0,77   0,82%
  • IDXV30 120   1,00   0,84%
  • IDXQ30 113   0,83   0,74%

Tahun ini, PLN bidik konversi 1 juta kompor LPG ke kompor listrik induksi


Senin, 05 April 2021 / 08:00 WIB

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

Adapun pada 31 Maret 2021 lalu, PLN menggandeng 9 BUMN konstruksi (karya) untuk mendorong penggunaan kompor induksi.

Sembilan BUMN konstruksi itu adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Amarta Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), dan Perum Perumnas.

Selain itu, PLN juga menandatangani nota kesepahaman dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyampaikan, tujuan dari nota kesepahaman ini adalah meningkatkan penggunaan kompor induksi di sektor rumah tangga untuk mengurangi impor LPG dan penghematan devisa negara.

Baca Juga: Token listrik April 2021 sudah bisa diklaim, begini cara mendapatkannya

Program kompor induksi itu merupakan salah satu upaya untuk mendorong penyerapan konsumsi energi dalam negeri, sehingga bisa mengurangi ketergantungan pada impor LPG.

"Karena saat ini penyediaan sumber energi untuk gas masih didapatkan melalui impor sehingga membuat masyarakat berada pada kondisi imported energy consumption,” ungkap Zulkifli.

Dalam sinergi BUMN tersebut, terdapat dua poin yang menjadi landasan. Pertama, mendorong penggunaan kompor induksi pada proyek unit perumahan dan apartemen yang sedang atau akan dibangun.

Kedua, menciptakan kemudahan kepada mitra kerja yang menerapkan program konversi kompor LPG ke kompor induksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×