Tahun 2022, Surya Semesta Internusa (SSIA) Bidik Kenaikan Pendapatan 50%

Jumat, 28 Januari 2022 | 07:15 WIB   Reporter: Venny Suryanto
Tahun 2022, Surya Semesta Internusa (SSIA) Bidik Kenaikan Pendapatan 50%


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membidik pendapatan dapat tumbuh hingga 50% di tahun 2022. Hal itu lantaran perseroan telah melihat adanya indikasi pemulihan sejak tahun 2021 dimana SSIA mencatat peningkatan transaksi dan peningkatan inquiry di kawasan Karawang maupun Subang.

VP Head of Investor Relations Surya Semesta Internusa Erlin Budiman menyampaikan, perseroan juga melihat adanya pemulihan ekonomi yang berdampak pada pemulihan pada bisnis kawasan industri. 

Untuk itu, SSIA juga menargetkan  penjualan lahan sekitar 20 hektare (ha) di Suryacipta City of Industry Karawang di sepanjang 2022. Sementara di kawasan Subang Smartpolitan diestimasikan bisa mencapai penjualan sekitar 60 ha. “Kami masih fokus pada kawasan Subang Smartpolitan dengan mengakuisisi lahan dan land development,” ujar dia kepada Kontan.co.id, Kamis (27/1). 

Baca Juga: Surya Semesta Internusa Memandang Positif Prospek Bisnis Kawasan Industri Tahun Ini

Adapun guna memuluskan rencana bisnis dan pertumbuhan kinerja bisnis tersebut, SSIA mencadangkan belanja modal atau capex sebesar Rp 500 miliar hingga Rp 700 miliar di tahun ini. “Capex ini akan dititikberatkan untuk project kami di Subang,” kata dia. 

Sementara itu, terkait sumber dananya, Erlin mengatakan sumber capex berasal dari penarikan pinjaman IFC sebanyak Rp 500 miliar atau setara US$ 35 juta pada Juni 2021. Penarikan itu telah ditanda tangani pada tahun 2018 dengan total fasilitas US$ 100juta. 

Adapun terkait pembangunan proyek di Subang, Erlin mengatakan pembangunan Subang Smartpolitan masih berjalan sesuai dengan rencana perusahaan. Saat ini, SSIA sudah menjalani tahap pengembangan fase 1 Subang Smartpolitan seluas 400 hektare. Nantinya proyek itu akan menjadi wajah bagi Subang Smartpolitan dengan konsep smart & sustainable. 

 

 

Perseroan menargetkan fase 1 proyek Subang Smartpolitan akan selesai pada tahun 2023 mendatang. Di mana fase 1 ini akan menghadirkan kawasan terintegrasi yang mengutamakan kemudahan aktivitas bisnis, konektivitas, komunitas, serta pendidikan dan inovasi. 

Sebagai informasi tambahan, di sepanjang 2021 SSIA mencatat telah menjual lahan kawasan industri hingga 10 hektare dengan total penjualan mencapai Rp 180 miliar. Jumlah itu tumbuh 100% dari tahun 2020 yang hanya mencapai Rp 82 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru