kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,90   -2,03   -0.21%
  • EMAS1.164.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Simak strategi bisnis Hero Supermarket (HERO) menghadapi perayaan ramadan


Selasa, 06 April 2021 / 11:10 WIB
Simak strategi bisnis Hero Supermarket (HERO) menghadapi perayaan ramadan

Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menyatakan telah menyiapkan berbagai program untuk menyambut Ramadan, salah satunya adalah "Bulan Berkah Belanja Murah".

Diky Risbianto, Head of Corporate and Consumer Affairs HERO menjelaskan penawaran tersebut merupakan program tahunan untuk menyambut puasa dan Ramadhan 2021 di seluruh gerai Giant Ekstra dan Ekspres.

Pihaknya sendiri telah memulai program sejak 15 Maret 2021 dengan promosi di Koran dilaksanakan pada 22 Maret 2021, hingga waktu yang tidak ditentukan. "Diskon berkisar Antara 30% sampai dengan 70% untuk seluruh produk tertentu kecuali produk fresh," jelas Diky kepada Kontan dalam keterangan tertulis kepada Kontan, Senin (5/4).

Lebih lanjut, HERO enggan berkomentar atas tutupnya satu gerai HERO pada April ini yakni Giant Pamulang Square, Tangerang Selatan. Diky memaparkan, pihaknya sedang melakukan transformasi bisnis.

"Ini artinya ada beberapa penutupan toko, namun juga berarti bahwa toko lain sedang dirancang kembali dan direnovasi, yang semuanya akan mengarah pada bisnis yang lebih berkelanjutan dan kuat di masa depan," sambungnya.

Dalam strategi mempertahankan gerai-gerai yang dinilai dengan pendapatan minim, HERO mengatakan secara garis besar sektor ritel makanan di Indonesia telah mengalami peningkatan persaingan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Bisnis ritel jadi salah satu sektor usaha yang terperosok paling dalam akibat pandemi

Selain itu, lanjutnya, kinerja bisnis secara keseluruhan juga sangat terpengaruh oleh pandemi yang sedang berlangsung. Beragam pembatasan telah mempengaruhi operasional toko kami serta pelanggan mengubah perilaku belanja dan pola permintaan produk mereka.

"Giant memiliki brand yang kuat, tetapi kami harus beradaptasi untuk bersaing secara efektif, dan kami telah menerapkan program transformasi multi-tahun untuk memberikan peningkatan jangka panjang," ujarnya.

Diki memaparkan, agar tetap kompetitif dan untuk memenuhi ekspektasi pelanggan yang berubah, HERO mengembangkan strategi jangka panjang. Hal ini melibatkan penyelarasan ruang toko, meningkatkan kualitas, skala, dan kesegaran di seluruh toko bahan makanan, dan menyesuaikan barang dagangan umum, untuk memberikan nilai yang lebih konsisten kepada pelanggannya.

Berdasarkan catatan Kontan, tahun 2020 menjadi momen yang berat bagi HERO. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan bersih HERO turun 26,99% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 8,89 triliun. Padahal, di tahun 2019, pendapatan perusahaan tercatat mencapai Rp 12,18 triliun. 

Adapun kontribusi pendapatan dari segmen makanan dan non makanan sama-sama melorot hingga dua digit. Segmen makanan yang biasa menjadi penopang utama turun 32,67% yoy menjadi Rp 6,05 triliun. Sementara segmen non makanan terkikis 10,98% yoy menjadi Rp 2,84 triliun. 

Penurunan dari sisi top line itu turut menekan bottom line perusahaan. Di tahun 2020, HERO menanggung rugi tahun berjalan hingga Rp 1,21 triliun. Jumlah ini membengkak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 28,22 miliar. 

Selanjutnya: Potret Suram Industri Ritel Masih Terus Membayangi Sebagai Dampak Pandemi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×