kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Sejumlah demonstran tewas dan terluka pasca operasi fajar militer Myanmar


Rabu, 07 April 2021 / 21:10 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Pada hari Selasa, Dr Sasa, yang memimpin pemerintahan paralel sisa-sisa pemerintahan Suu Kyi, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penasihat hukumnya akan mengirimkan bukti kekejaman militer ke berbagai badan hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dia mengatakan pengacara untuk Komite yang Mewakili Pyidaungsu Hluttaw (CRPH) telah menerima 180.000 barang bukti dan akan bertemu pada Rabu dengan perwakilan dari mekanisme investigasi independen untuk Myanmar.

Sekitar 581 orang, termasuk puluhan anak-anak, telah ditembak mati oleh militer dan polisi dalam kerusuhan hampir setiap hari sejak kudeta, dan pasukan keamanan telah menangkap hampir 3.500 orang, dengan 2.750 orang masih ditahan, menurut kelompok advokasi Asosiasi Tahanan Politik (AAPP).

Selanjutnya: Strategi Kalbe Farma (KLBF) tetap melakukan ekspansi di Myanmar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×