kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Seberapa Buruk Gempa Turki-Suriah?


Rabu, 08 Februari 2023 / 11:42 WIB
ILUSTRASI. Gempa Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) kemungkinan akan menjadi gempa yang paling mematikan dalam dekade ini. REUTERS/Yamam al Shaar 

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sebelas menit setelah gempa awal, wilayah itu dilanda gempa susulan berkekuatan 6,7. Gempa berkekuatan 7,5 terjadi beberapa jam kemudian, diikuti oleh gempa dengan magnitudo 6,0 di sore hari.

"Apa yang kami lihat sekarang adalah aktivitasnya menyebar ke patahan tetangga," kata Musson. "Kami memperkirakan kegempaan akan berlanjut untuk sementara waktu."

Setelah peristiwa mematikan tahun 1822 itu, gempa susulan berlanjut ke tahun berikutnya.

Baca Juga: Update Gempa Turki: 10 WNI Terluka, 104 Dievakuasi, 2 Sulit Dihubungi

Berapa jumlah korban gempa Turki-Suriah?

Gempa bumi dengan besaran yang sama di daerah berpenduduk telah menewaskan ribuan orang. Gempa berkekuatan 7,8 SR di Nepal pada tahun 2015 merenggut hampir 9.000 nyawa.

"Ini tidak akan baik," kata Musson. "Jumlahnya ribuan, dan bisa jadi puluhan ribu."

Cuaca musim dingin yang dingin, tambahnya, membuat orang yang terperangkap di bawah reruntuhan memiliki peluang lebih kecil untuk bertahan hidup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×