kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Rencana Impor 105.000 Pikap dari India Tuai Polemik, Bagaimana Tanggapan Agrinas?


Selasa, 24 Februari 2026 / 02:51 WIB
Rencana Impor 105.000 Pikap dari India Tuai Polemik, Bagaimana Tanggapan Agrinas?
ILUSTRASI. Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota. (KONTAN/Arif Ferdianto)

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira Adhinegara, memperkirakan potensi kerugian ekonomi mencapai Rp 39 triliun akibat impor 105.000 unit pikap tersebut.

Kerugian tersebut berasal dari potensi penurunan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor manufaktur, transportasi, pergudangan, hingga jasa perusahaan.

Selain itu, terdapat potensi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hingga 330.000 tenaga kerja.

Di tengah tren penurunan penjualan otomotif dalam tiga tahun terakhir, sejumlah pihak menilai kebijakan pengadaan kendaraan untuk Koperasi Merah Putih seharusnya menjadi momentum untuk menggerakkan industri nasional, bukan justru meningkatkan impor.

Tonton: Krisis Batubara ke PLTU Mulai Terjadi, Waspada Listrik Nasional Bisa Padam!

Keputusan akhir kini menunggu pembahasan lebih lanjut di tingkat pemerintah pusat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×